(1018 produk tersedia)
Selain itu, pendingin sirkulasi laboratorium adalah pendingin yang memiliki pompa sirkulasi. Jenis pendingin ini membantu mendinginkan cairan yang dipompa melalui sistem. Berikut adalah jenis-jenis pendingin sirkulasi laboratorium:
Spesifikasi pendingin sirkulasi laboratorium bervariasi tergantung pada modelnya. Berikut adalah beberapa spesifikasi utama yang akan dijumpai.
Terlepas dari spesifikasinya, setiap pendingin sirkulasi laboratorium membutuhkan beberapa pemeliharaan dari waktu ke waktu agar berfungsi secara optimal. Berikut adalah beberapa tips pemeliharaan yang dapat dipertimbangkan oleh pengguna pendingin lemari es laboratorium:
Analisis dan pengujian material
Untuk laboratorium yang perlu melakukan analisis ekstensif, pendinginan material yang tepat sangat penting. Pendingin sirkulasi dapat mendinginkan material sebelum pengujian, memastikan hasil yang dapat diandalkan. Ini membantu di bidang seperti kimia, farmakologi, dan biologi.
Preservasi sampel cair
Laboratorium perlu mengawetkan sampel cair pada suhu yang stabil. Pendingin sirkulasi dapat mempertahankan suhu rendah konstan untuk mencegah degradasi sampel sensitif seperti darah, plasma, dan serum. Ini memastikan kualitas dan integritas sampel berharga untuk analisis di masa mendatang.
Kontrol reaksi kimia
Di laboratorium tempat reaksi kimia sensitif terhadap fluktuasi suhu, pendingin sirkulasi memainkan peran penting dalam kontrol reaksi. Dengan memberikan pendinginan yang tepat, pendingin ini memastikan kondisi suhu yang diinginkan untuk reaksi kimia, meminimalkan risiko reaksi samping, kehilangan hasil, dan bahaya keselamatan.
Pendinginan polimer
Dalam industri polimer, mengontrol pendinginan lelehan polimer sangat penting untuk mencapai sifat material yang diinginkan dan proses optimal. Pendingin air sirkulasi umumnya digunakan untuk mendinginkan lelehan polimer dalam proses ekstrusi, pencetakan injeksi, dan pembengkokan. Dengan mempertahankan laju pendinginan yang konsisten, pendingin ini membantu meningkatkan stabilitas dimensi, kinerja mekanis, dan kemudahan pembentukan produk polimer.
Pendinginan mikropla
Pendinginan mikropla sangat penting dalam skrining throughput tinggi, penemuan obat, dan penelitian molekuler. Pendingin sirkulasi digunakan untuk mendinginkan mikropla, memungkinkan eksperimen dilakukan dalam kondisi suhu terkontrol. Ini sangat penting untuk reaksi, kultur sel, dan uji enzimatik tempat pengaturan suhu sangat penting untuk hasil yang andal dan dapat direproduksi.
Ada banyak pilihan ketika harus memilih peralatan pendinginan yang tepat untuk aplikasi tertentu. Untuk membantu laboratorium penelitian, perusahaan teknik, dan bisnis biofarma membuat pilihan yang tepat, berikut adalah faktor utama dalam memilih pendingin sirkulasi.
Kapasitas pendinginan
Produsen memproduksi pendingin laboratorium dengan berbagai kapasitas pendinginan. Kapasitas ini diukur dalam watt atau BTU per jam. Bisnis harus memilih pendingin yang kapasitas pendinginannya sesuai dengan beban panas peralatan mereka. Mereka juga harus mempertimbangkan kebutuhan ekspansi di masa mendatang dan potensi peningkatan beban panas.
Rentang suhu
Proses di beberapa laboratorium memerlukan kontrol suhu yang tepat dalam rentang -20°C hingga -10°C. Sebaliknya, laboratorium lain memerlukan suhu pendinginan serendah -60°C. Pilih pendingin yang dapat mempertahankan rentang suhu tertentu yang diperlukan untuk aplikasi.
Tingkat kebisingan
Laboratorium terletak dekat dengan kantor pekerja dalam beberapa kasus. Pendingin dengan tingkat kebisingan tinggi dapat mengganggu ketenangan lingkungan kerja. Dalam hal ini, pilih pendingin yang beroperasi dengan tenang—atau pilih yang memiliki kandang peredam suara.
Efisiensi energi
Pendingin sirkulasi laboratorium yang hemat energi lebih hemat biaya dalam jangka panjang, meskipun harganya lebih mahal di awal. Pilih pendingin yang dilengkapi dengan komponen hemat energi seperti motor kipas EC dan kompresor kecepatan variabel. Selain itu, pilih pendingin dengan ukuran yang tepat untuk menghindari siklus penyalaan dan pemadaman kompresor.
Pemeliharaan dan layanan
Pilih pendingin sirkulasi dengan jadwal pemeliharaan yang kuat. Ini juga harus memiliki rutinitas layanan yang cepat dan mudah. Periksa apakah pendingin memiliki bagian yang dapat diganti pengguna. Selain itu, cari tahu apakah memiliki panel layanan yang mudah diakses.
Kontrol dan otomatisasi
Pendingin elektronik dengan kontrol digital memungkinkan pengguna untuk memprogram pengaturan secara akurat. Mereka juga memungkinkan pengguna untuk memantau kinerja dari jarak jauh. Beberapa juga memiliki kemampuan diagnostik sendiri untuk memberi tahu operator tentang masalah dengan cepat dan merekomendasikan solusi.
T1: Untuk apa pendingin laboratorium digunakan?
J1: Pendingin laboratorium digunakan untuk menjaga suhu konstan selama reaksi dan memastikan stabilitas sampel dan bahan kimia sensitif selama penyimpanan dan mencegah kepanasan peralatan serta pengoperasian proses laboratorium yang aman dan efektif.
T2: Apa perbedaan antara pendingin laboratorium dan lemari es laboratorium?
J2: Pendingin laboratorium menghilangkan panas dari cairan sedangkan lemari es laboratorium adalah peralatan yang digunakan untuk menyimpan zat pada suhu rendah. Pendingin laboratorium biasanya digunakan ketika pendingin perlu diedarkan melalui sistem atau peralatan eksternal, sedangkan lemari es cocok untuk unit penyimpanan tertutup.
T3: Bisakah pendingin laboratorium diperbaiki?
J3: Ya, pendingin laboratorium dapat diperbaiki asalkan kerusakannya tidak terlalu luas dan komponennya tidak aus. Teknisi yang berkualifikasi dapat membantu mengatasi masalah apa pun.
T4: Apa keuntungan pendingin sirkulasi?
J4: Pendingin sirkulasi menawarkan berbagai keuntungan. Mereka memberikan stabilitas suhu, pendinginan yang efisien, hemat biaya, dan keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan umur peralatan dan fleksibilitas operasional.