All categories
Featured selections
Trade Assurance
Buyer Central
Help Center
Get the app
Become a supplier

Tentang truk sampah pertambangan bawah tanah

Jenis Truk Dump Tambang Bawah Tanah

Tambang logam skala ultra besar menggunakan truk dump tambang bawah tanah dengan muatan sekitar 300 ton. Tambang yang lebih besar, tetapi juga lebih berbahaya, menggunakan model standar, yang memiliki kapasitas sekitar 20-40 ton. Tambang yang lebih kecil menggunakan versi 5 hingga 10 ton, yang lebih seperti kuda kerja daripada mobil mewah. Ada juga model khusus, seperti truk dump tipping belakang untuk penambangan bawah tanah.

Truk pengangkut digunakan secara luas untuk industri penggalian tanah dan pertambangan. Truk pengangkut mengangkut material lepas seperti pasir, kerikil, dan batu dari lokasi ke lokasi yang ditentukan, biasanya dengan cara memiringkan atau menjungkirbalikkan bak truk. Dalam konteks pertambangan, mereka sering digunakan untuk mengangkut batuan penutup, lapisan tanah dan batu yang terletak di atas deposit mineral, dari lokasi penambangan ke area pembuangan atau tempat pembuangan. Truk tipping belakang memiliki bak yang dimiringkan untuk membongkar material dari belakang. Beberapa taman menggunakannya untuk membongkar kargo dengan aman jauh dari jalan dan mengikuti metode yang lebih aman.

Truk Scania 8x8 adalah contoh truk dump tambang bawah tanah konvensional. Truk ini memiliki satu mesin, yang menggerakkan seluruh kendaraan. Kapasitas muatannya antara 30 dan 40 ton. Kekuatan dan proporsinya memungkinkan truk ini untuk melintasi medan tambang yang tidak rata dan bergelombang.

Versi yang dipasang pada traktor menggunakan trailer. Trailer dihubungkan ke traktor menggunakan rangka khusus. Truk dump tambang bawah tanah ini dapat dilepaskan, yang membuatnya sangat serbaguna.

Truk yang diartikulasikan memiliki badan, yang merupakan truk dump off-road. Bagian depan dan belakang dihubungkan bersama oleh kemudi yang diartikulasikan. Bannya lebih besar dari rata-rata, yang membuatnya lebih mudah untuk pergi off-road. Truk ini tidak memiliki gandar tengah.

Truk Uber adalah versi truk yang sangat besar. Di tempat di mana truk biasa tidak cukup, truk ini digunakan. Truk ini menggunakan sistem energi baru, mengemudi otonom, sistem digital baru untuk penggunaan energi, dan banyak teknologi baru.

Spesifikasi dan Pemeliharaan Truk Dump Tambang Bawah Tanah

Spesifikasi

Berikut adalah beberapa spesifikasi umum untuk truk dump tambang bawah tanah:

  • Kapasitas: Ini adalah jumlah muatan yang dapat diangkut oleh truk, dan data biasanya diberikan dengan menggunakan volume atau massa. Misalnya, truk dump tambang bawah tanah biasa mungkin memiliki kapasitas 18.000~ 45.000 liter.
  • Muatan: Jumlah berat yang dapat dimuat ke truk, tidak seperti kapasitas, diukur dalam berat. Misalnya, truk dump tambang bawah tanah biasa mungkin memiliki muatan 30 ton (sekitar 27.000 kg) hingga 60 ton (sekitar 54.000 kg).
  • Dimensi: seperti panjang, lebar, dan tinggi, memengaruhi ukuran truk dan bagaimana truk itu masuk ke dalam operasi penambangan.
  • Daya Mesin: Daya mesin truk dump tambang bawah tanah menentukan kapasitas muatannya, yang memengaruhi kemampuan truk untuk mengangkut material dari tambang ke permukaan atau lokasi di luar lokasi.
  • Jenis Penggerak: Truk dump tambang bawah tanah umumnya menggunakan metode penggerak roda dua (2x4) dan roda empat (4x4); beberapa model menggunakan sistem penggerak yang unik. Beberapa truk dump tambang bawah tanah, seperti truk dump yang diartikulasikan, menggunakan sistem penggerak mekanis yang mengirimkan tenaga melalui komponen mekanis. Yang lain, seperti truk penggerak hidrolik, bergantung pada sistem hidrolik untuk mengirimkan tenaga dan penggerak.

Pemeliharaan

Memelihara truk tambang bawah tanah yang dijual dalam kondisi baik sangat penting untuk memastikan keselamatan, produktivitas, dan efisiensi dalam operasi penambangan. Berikut adalah beberapa tips pemeliharaan utama untuk kendaraan ini:

  • Inspeksi rutin: Periksa secara berkala truk tambang bawah tanah untuk menemukan potensi masalah, seperti bagian yang longgar, kebocoran, keausan ban, dll. Menerapkan deteksi dini dan perbaikan dapat mencegah masalah kecil berkembang menjadi masalah yang signifikan dan memastikan keamanan kendaraan.
  • Pemeliharaan pencegahan: Buat jadwal pemeliharaan berdasarkan rekomendasi pabrikan. Pemeliharaan rutin, seperti mengganti komponen utama, melumasi, mengkalibrasi sistem, dll., meningkatkan keandalan dan kinerja kendaraan.
  • Perhatikan sistem hidrolik: Truk tambang bawah tanah sering menggunakan sistem hidrolik untuk mengangkat muatan. Periksa secara berkala selang, konektor, dan silinder untuk memastikan tidak bocor atau rusak. Pertahankan tingkat dan kualitas oli yang tepat agar sistem hidrolik berfungsi dengan baik.
  • Pemeliharaan cairan: Ganti secara teratur oli mesin, oli hidrolik, oli gearbox, dan air pendingin, dan pantau tingkat cairan. Memelihara kualitas cairan dengan baik membantu melindungi dan melumasi kendaraan.
  • Pemeliharaan ban: Periksa dan rawat secara berkala ban truk tambang bawah tanah, pastikan tekanan ban yang tepat dan keausan ban yang merata untuk menjaga traksi dan stabilitas yang baik.
  • Pelatihan untuk operator: Pengoperasian yang tepat sangat penting untuk pemeliharaan truk tambang bawah tanah. Pelatihan operator harus memastikan penggunaan yang aman dan benar, menghindari kelebihan beban dan penggunaan yang terlalu tinggi, dan mempromosikan pemeliharaan kendaraan.
  • Manajemen dokumen: Tetapkan catatan pemeliharaan, dokumentasikan dengan cermat setiap proses pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian, dan periksa catatan secara teratur. Manajemen dokumen sistematis ini membantu melacak riwayat pemeliharaan kendaraan dan memberikan referensi yang berguna untuk perbaikan dan pemeliharaan di masa mendatang.

Skenario Penggunaan Truk Dump Tambang Bawah Tanah

Menurut Research and Markets, ukuran pasar truk tambang bawah tanah bernilai lebih dari USD 300 juta, dengan perkiraan pertumbuhan lebih dari 3% per tahun dalam lima tahun ke depan.

Angka-angka tersebut merupakan pertanda baik bagi industri yang menggunakan truk dump tambang bawah tanah.

Selain industri pertambangan, beberapa sektor dan industri lain secara langsung dan tidak langsung bergantung pada fungsi truk dump untuk penambangan bawah tanah.

  • Industri Pertambangan

    Penambangan batubara, bijih logam, dan bijih non-logam bawah tanah bergantung pada truk dump untuk mengangkut material lepas. Seringkali, peralatan pertambangan lainnya seperti penambang kontinu atau penggali roda ember langsung masuk ke jalur angkut truk dump.

  • Industri Metalurgi

    Aluminium, tembaga, seng, besi, emas, perak, dan berbagai paduan bergantung pada truk dump untuk mengangkut bijih yang ditambang ke tungku peleburan. Tungku tersebut mengubah bijih menjadi logam untuk digunakan dalam industri.

  • Produsen Semen

    Pabrik semen menggunakan truk dump untuk mengangkut batu kapur, tanah liat, marl, batubara, dan bijih besi dari tambang ke fasilitas produksi. Truk mendukung produksi semen dengan memasok bahan baku penting.

  • Perusahaan Pembangkit Listrik

    Pembangkit listrik batubara menggunakan truk dump tambang bawah tanah untuk mengangkut batubara dari tambang bawah tanah ke fasilitas pembangkitan listrik. Truk berfungsi sebagai penghubung vital antara ekstraksi batubara dan produksi energi.

  • Perusahaan Pengembangan Infrastruktur

    Perusahaan konstruksi dan pengembang infrastruktur menggunakan truk dump tambang bawah tanah untuk proyek penyeberangan terowongan, pembangunan jalan, dan penggalian. Truk memfasilitasi penggalian tanah dan transportasi material dalam konstruksi dan pengembangan infrastruktur.

  • Industri Daur Ulang

    Fasilitas daur ulang menggunakan truk dump tambang bawah tanah untuk mengangkut material daur ulang dari titik pengumpulan ke pabrik pengolahan. Truk mendukung upaya industri daur ulang untuk mengurangi limbah dan memulihkan sumber daya yang berharga.

  • Perusahaan Penambangan Kontrak

    Perusahaan penambangan kontrak yang menyediakan layanan pertambangan kepada klien di berbagai sektor bergantung pada truk dump tambang bawah tanah untuk penanganan material. Truk digunakan untuk operasi penambangan atas nama perusahaan di berbagai industri.

  • Penelitian dan Pengembangan

    Organisasi penelitian dan pengembangan sedang mengeksplorasi teknologi bahan bakar alternatif untuk truk dump tambang bawah tanah. Proyek yang berfokus pada truk bertenaga listrik, hidrogen, atau hibrida bertujuan untuk mengurangi emisi dan meningkatkan keberlanjutan dalam operasi penambangan.

Cara Memilih Truk Dump Tambang Bawah Tanah

Tips berikut dapat membantu perusahaan pertambangan, investor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memilih truk dump tambang bawah tanah yang sesuai.

  • Persyaratan Produksi

    Pertimbangkan apakah truk akan memenuhi kuantitas dan berat material yang akan diangkut per shift. Pertimbangkan juga jenis material mineral dan dimensinya. Periksa apakah dimensi truk akan sesuai dengan peralatan pemuatan seperti loader bawah tanah.

  • Karakteristik Tambang

    Periksa fitur tambang bawah tanah. Evaluasi jenis tanah yang akan dilalui truk, apakah akan ada gradien yang curam, ruang belok, dan jarak angkut. Pilih truk dengan tenaga, suspensi, dan kemampuan ban yang tepat untuk lingkungan tambang.

  • Kompatibilitas Peralatan

    Pastikan truk dump akan berfungsi dengan baik dengan peralatan lain yang digunakan dalam operasi penambangan. Periksa apakah akan ada integrasi dengan sistem otomatis untuk pengoperasian dan pemantauan jarak jauh.

  • Pertimbangan Biaya

    Perkirakan total biaya untuk memperoleh truk, termasuk harga beli, pembiayaan, asuransi, pemeliharaan, biaya operasional, dan nilai jual kembali. Cari peluang untuk mengurangi biaya tanpa mengorbankan kinerja yang dibutuhkan untuk pengoperasian truk dump.

  • Dukungan Supplier

    Evaluasi tingkat dukungan yang disediakan oleh supplier truk. Selidiki ketersediaan suku cadang dan jaringan layanan supplier. Pertimbangkan kondisi supplier untuk layanan garansi dan pelatihan yang ditawarkan kepada tim pemeliharaan internal.

Tanya Jawab

T1 Apa perbedaan antara truk dump tambang bawah tanah dan truk biasa?

A1 Truk dump tambang bawah tanah dirancang khusus untuk menangani berat dan dimensi terowongan. Truk biasa tidak dirancang untuk penambangan bawah tanah dan tidak dapat mengangkut material dari tambang ke fasilitas permukaan atau pabrik pengolahan.

T2 Jenis material apa yang dapat diangkut oleh truk tambang bawah tanah?

A2 Selain bijih, truk tambang bawah tanah dapat mengangkut batubara, batu, tanah, batuan penutup, material buangan, dan material lain yang membutuhkan penambangan dan ekstraksi mineral.

T3 Apa saja fitur keselamatan truk dump tambang bawah tanah?

A3 Truk tambang bawah tanah dilengkapi dengan deteksi terbalik, jatuh benda, tabrakan, dan kedekatan. Truk ini juga dapat dilengkapi dengan sistem deteksi dan pemadaman kebakaran, sistem mengemudi otonom, dan fitur keselamatan standar lainnya.

T4 Apa masa depan truk tambang bawah tanah?

A4 Pengembangan truk otonom dan kendaraan listrik dan hibrida merupakan masa depan yang menjanjikan untuk truk tambang bawah tanah.