(419 produk tersedia)
Node optik merupakan komponen penting dalam jaringan fiber-to-the-building (FTTB). Node ini mengubah sinyal cahaya dari fiber menjadi sinyal listrik yang dapat ditransmisikan melalui kabel koaksial untuk mencapai pengguna di rumah atau bisnis mereka. Terdapat berbagai jenis node optik untuk FTTB, seperti yang dijelaskan di bawah ini.
Node RFoG
Node RFoG (Radio Frequency over Glass) adalah node optik untuk FTTB yang mengirimkan sinyal RF melalui kabel koaksial menggunakan arsitektur RFoG. Node ini memiliki pemancar laser yang mengirimkan sinyal RF ke dalam node. Laser mengubah frekuensi radio menjadi sinyal cahaya yang ditransmisikan melalui kabel serat optik ke tempat pengguna. Node ini memungkinkan penyedia layanan untuk menawarkan layanan broadband berbasis DOCSIS dengan mentransfer sinyal RF melalui serat optik. Node ini juga memungkinkan penyediaan layanan televisi kabel tradisional dan layanan nilai tambah lainnya seperti telepon dan akses internet berkecepatan tinggi.
GPON/NG-PON
Node GPLON (Gigabit Passive Optical Network) adalah node optik FTTB yang menggunakan arsitektur jaringan optik pasif untuk memberikan akses jaringan broadband. GPLON bekerja dengan membagi satu link fiber dari node untuk melayani beberapa pelanggan. Setiap pelanggan mendapatkan terminal jaringan optik (ONT) di tempat mereka, yang terhubung ke perangkat yang kompatibel dengan GPON seperti router dan switch. Node GPLON menawarkan akses internet berkecepatan tinggi, layanan suara, dan televisi kabel ke rumah dan bisnis. Node ini mendukung bandwidth besar dan menyediakan kecepatan gigabit. Ada dua jenis GPON, yaitu GPON1 dan GPON2. GPON1 memiliki kecepatan transmisi hilir 2,4 Gbps, sedangkan GPON 2 memiliki kecepatan maksimum 9,6 Gbps. Kecepatan hulu node ini dapat mencapai 2,4 Gbps.
Node DocSIS
Node hilir ini melayani beberapa pengguna dengan akses internet broadband dalam konfigurasi FTTB. FTTB menggunakan fiber ke gedung, dan kemudian node DOCSIS mengirimkan sinyal melalui kabel koaksial dari gedung tersebut ke rumah atau bisnis. Node DOCSIS memungkinkan penyedia untuk menggunakan sistem kabel koaksial yang ada sambil memberikan internet berkecepatan tinggi dan layanan lainnya seperti video dan telepon. Node ini meningkatkan sistem tersebut dengan menggabungkan perkembangan teknologi broadband seperti standar DOCSIS sehingga pengguna mendapatkan akses broadband cepat melalui node ini.
Operator dapat mengoptimalkan jaringan mereka untuk memenuhi berbagai persyaratan layanan dan skala berkat fleksibilitas dan variasi sistem FTTH. Fungsi dan fitur node optik untuk FTTB meliputi;
Node optik digunakan dalam berbagai aplikasi. Berikut beberapa di antaranya:
Pembeli bisnis harus memilih node optik yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka. Pertimbangkan arsitektur distribusi untuk menentukan berapa banyak port yang dibutuhkan. Pilih node dengan kapasitas yang diperlukan untuk menangani pengguna saat ini dan pertumbuhan di masa mendatang. Misalnya, FTTB 1 Gbps mungkin ideal untuk bisnis kecil, sedangkan node 10 Gbps akan lebih cocok untuk gedung perusahaan dengan bandwidth besar. Penting juga untuk memperhitungkan jangkauan node dan memastikan bahwa node tersebut dapat mencakup area yang ditentukan tanpa degradasi sinyal.
Peningkatan perangkat pintar, ditambah dengan peningkatan aplikasi bandwidth tinggi, telah menjadikan kapasitas bandwidth sebagai pertimbangan penting. Node harus dapat menangani lalu lintas yang ada dan yang diproyeksikan tanpa mengorbankan kinerja. Sederhananya, operator FTTB harus mencari node optik dengan kapasitas dan efisiensi tinggi yang dapat memberikan kecepatan yang konsisten, terutama selama waktu penggunaan puncak.
Meskipun memilih fitur canggih dapat meningkatkan kinerja, pembeli harus menilai apakah fitur tersebut diperlukan untuk jaringan mereka. Node dasar mungkin berfungsi dengan baik untuk mereka yang tujuan utamanya adalah menyediakan layanan internet yang andal. Namun, node optik canggih memiliki fitur seperti port keluaran ganda, manajemen lalu lintas cerdas, dan penyesuaian daya optik yang meningkatkan kinerja dan fleksibilitas.
Merujuk pada standar industri dan kompatibilitas adalah cara lain untuk memastikan bahwa node optik melayani tujuannya dengan lebih baik. Node harus mematuhi peraturan yang relevan untuk keandalan, kualitas, dan keamanan. Selain itu, node harus bekerja dengan baik dengan komponen lain dalam sistem jaringan. Misalnya, node yang dirancang untuk FTTB harus kompatibel dengan kabel fiber yang ada dan infrastruktur lainnya.
Terakhir, pertimbangkan dukungan vendor dan pemeliharaan node. Pemasok yang andal menawarkan dukungan purna jual yang baik dan membantu pengguna menyelesaikan masalah node optik apa pun. Penting juga untuk memilih node dengan alat manajemen yang ramah pengguna. Alat-alat ini memudahkan pengguna untuk memantau sistem, mengidentifikasi masalah potensial, dan memperbaiki masalah.
T1: Apa yang dilakukan node optik?
A1: Node optik adalah titik akhir fiber sebelum mencapai jaringan rumah. Node ini mengumpulkan semua data fiber optik dan mengirimkannya melalui kabel koaksial ke rumah orang-orang. Node ini menyediakan transmisi data yang tepat untuk konektivitas internet.
T2: Apa saja kelemahan dan tantangan node optik?
A2: Beberapa tantangan mungkin melibatkan konektivitas kabel koaksial dan fiber, termasuk kerusakan fisik, siklus daya node, dan kondisi lingkungan. Jika node optik mengalami siklus daya, node tersebut dapat kehilangan konektivitas uplink/fiber dan konektivitas frekuensi hilir.
T3: Apa itu FTTB Fiber To The Patio?
A3: Fiber to the Patio (juga dikenal sebagai Fiber to the Home) adalah ketika kabel fiber optik dijalankan langsung ke gedung dari penyedia layanan dan kemudian didistribusikan di dalam gedung. FTTB dapat digunakan di gedung hunian bertingkat banyak atau gedung kantor komersial di mana kabel fiber optik akan berakhir di perangkat jaringan atau sistem node optik. Dari node tersebut, bagian yang tersisa dari jaringan dapat dibuat oleh pelanggan, seperti switch, router, dan access point.
T4: Apa itu node untuk fttb?
A4: Node untuk FTTB (Fiber to the Building) adalah perangkat yang mengumpulkan sinyal fiber optik dari penyedia layanan dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat digunakan di dalam gedung, seperti Ethernet atau Wi-Fi. Node ini membantu menghadirkan koneksi internet atau jaringan berkecepatan tinggi ke gedung dari jalur fiber optik.