All categories
Featured selections
Trade Assurance
Buyer Central
Help Center
Get the app
Become a supplier

Tentang ku band

Jenis-jenis Ku Band

Ku band merupakan bagian dari spektrum radio gelombang mikro dalam rentang frekuensi 12.0–18.0 gigahertz (GHz). Terdapat banyak jenis Ku-band; untuk menentukan jenis Ku band didasarkan pada frekuensinya. Ku band memiliki lebih dari satu frekuensi, yaitu 13.4 hingga 14.0 GHz dan 14.0 hingga 14.5 GHz.

Jenis-jenis satelit Ku band bervariasi tergantung pada aplikasinya. Sebagai contoh, Ku band yang digunakan untuk radar cuaca berbeda dengan yang digunakan untuk komunikasi satelit. Untuk komunikasi satelit, terdapat dua bagian: band atas (dari 13.75 hingga 14.5 GHz), yang digunakan untuk downlink, dan band bawah (dari 11 hingga 12.5 GHz), yang digunakan untuk uplink. Frekuensi yang digunakan tergantung pada faktor lain, seperti lokasi.

Klasifikasi lain dapat menentukan jenis K band yang digunakan oleh kendaraan. Menurut Klasifikasi Frekuensi Internasional (ITU), senjata radar K-band diklasifikasikan sebagai berikut:

  • K0 Band: 24.05 GHz hingga 24.25 GHz
  • K1 Band: 18.6 GHz hingga 18.8 GHz (digunakan untuk komunikasi satelit)
  • K2 Band: 18.8 GHz hingga 19.3 GHz (juga digunakan untuk satelit)
  • K3 Band: 19.3 GHz hingga 19.7 GHz
  • K4 Band: 19.7 GHz hingga 20.2 GHz
  • K5 Band: 20.2 GHz hingga 20.9 GHz
  • K6 Band: 20.9 GHz hingga 21.4 GHz
  • K7 Band: 21.4 GHz hingga 22.0 GHz
  • K8 Band: 22.0 GHz hingga 26 GHz (di sini radar/penghalang satelit mulai aktif)

Rentang frekuensi yang digunakan untuk aplikasi GNSS adalah sebagai berikut:

  • GPS L1 Band: 1575.42 MHz
  • L2 Band: 1227.60 MHz
  • L5 Band: 1176.45 MHz
  • GLONASS L1 Band: 1598.00 hingga 1606.00
  • L2 Band: 1242.00 hingga 1246.00
  • GALILEO E1: 1575.42 +/- 50 KHz
  • E5 Alt-BOC: 1176.45 AltBOC(0.1)/FEC(1/2)
  • E5a: 1176.45 MHz - 1207.95 MHz
  • E5b: 1207.96 MHz - 1227.46 MHz
  • -L Band: 6530-6730 MHz (Telemetri)

Band frekuensi ini dapat membantu membedakan antara jenis radar K band yang digunakan. Terdapat dua jenis band radar: K band dan Ka band.

Fitur dan Fungsi

  • Band Frekuensi: Peralatan satelit Ku-band beroperasi pada frekuensi Ku-band, yang berkisar dari 12 hingga 14 GHz untuk downlink dan 16 hingga 18 GHz untuk uplink. Band ini menyediakan komunikasi satelit untuk berbagai aplikasi, termasuk telepon, penyiaran televisi, dan akses internet broadband. Ini memungkinkan konektivitas ke dan dari hampir semua titik di bumi.
  • Cakupan: Frekuensi satelit Ku-band mencakup wilayah termasuk Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Amerika Tengah (di Amerika), Karibia, Amerika Selatan, Eropa, wilayah Mediterania, Afrika, Timur Tengah, dan India, selain wilayah Asia-Pasifik. Kemampuannya untuk menyediakan cakupan di wilayah yang luas menjadikannya ideal untuk jaringan area luas, operasi maritim, dan konektivitas situs terpencil/tidak dapat diakses.
  • Daya dan Ukuran: Peralatan satelit Ku-band biasanya ringkas dan ringan jika bersifat mobile. Dibandingkan dengan sistem komunikasi satelit lainnya, jenis peralatan ini sering kali lebih terjangkau.
  • Polarisasi antena elevasi: Polarisasi antena elevasi dapat linier atau sirkular. Berkas spot Ku-band digunakan untuk alokasi sumber daya, seperti kanalisasi. Ini bekerja dengan membagi band frekuensi menjadi sub-band atau menggunakan beberapa antena untuk membentuk berkas yang berbeda pada band frekuensi yang sama.
  • Sistem end-to-end dengan akses CDMA, TDMA, atau DAMA: Metode komunikasi satelit ini memungkinkan beberapa pengguna untuk mengakses media komunikasi bersama secara bersamaan. Akses Code Division Multiple Access (CDMA), Time Division Multiple Access (TDMA), dan Demand Assign Multiple Access (DAMA) adalah contoh skema akses yang mengontrol akses medium dalam sistem komunikasi satelit. Dalam TDMA, slot waktu diberikan kepada pengguna berdasarkan basis yang dapat diprediksi atau dinamis untuk transmisi. Di sisi lain, dalam CDMA, setiap pengguna diberikan kode unik untuk akses. Dalam DAMA, slot waktu dinamis diberikan berdasarkan permintaan. Teknik akses ganda ini memberikan cara yang adil dan efisien bagi pengguna untuk berbagi saluran satelit, memastikan fleksibilitas dalam alokasi bandwidth tergantung pada permintaan.
  • Komunikasi melalui satelit geostasioner: Satelit geostasioner yang mengorbit di Ku-band memfasilitasi komunikasi satelit antara telepon, penyedia layanan internet, dan bandwidth pada sistem televisi satelit.

Skenario penggunaan ku band

Kegunaan penting dari sinyal Ku band adalah komunikasi dan penyiaran satelit. Banyak aplikasi Ku band melibatkan penggunaan satelit untuk mengirim dan menerima informasi di berbagai belahan dunia. Berikut berbagai penggunaan band ini.

  • Penyiaran televisi: *K*U band digunakan untuk menyiarkan layanan satelit langsung (DSS) dan penyiaran satelit langsung (DBS) televisi ke televisi kabel, yang ditransmisikan oleh satelit.
  • Komunikasi satelit: Frekuensi Ku-band digunakan untuk berbagai aplikasi komunikasi satelit, termasuk layanan satelit tetap (FSS), layanan satelit bergerak (MSS), dan akses internet satelit broadband. Ku band dapat digunakan untuk semua hal, mulai dari mentransmisikan panggilan telepon dan pesan perusahaan swasta hingga menyediakan akses internet broadband area luas.
  • Pemantauan cuaca: Radar Ku-band digunakan untuk mengamati dan memantau cuaca untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang cuaca dan lingkungan. Ini membantu dalam peramalan dan pelacakan fenomena cuaca seperti badai, badai, dan kondisi cuaca lainnya.
  • Penelitian ilmiah: Ku Band digunakan di berbagai bidang penelitian, seperti penelitian bumi dan laut, eksplorasi ruang angkasa, dan studi atmosfer. Ini membantu para ilmuwan memahami semua hal tentang kosmos melalui pengumpulan data satelit dan analisis kondisi ruang angkasa.
  • Aplikasi militer: Militer menggunakan Ku band untuk menjalankan berbagai operasi, seperti pengawasan, pengintaian, penargetan, dan sistem senjata. Ini penting untuk operasi militer modern dan misi tempur.
  • Teleskop: Instrumen astronomi menggunakan Ku band untuk melakukan pengamatan jauh ke luar angkasa dan objek-objeknya seperti pemahaman para ilmuwan tentang kosmos dan kondisinya.
  • Komunikasi pelabuhan: Ku Band penting untuk industri maritim. Ini membantu kapal menyampaikan informasi antara satu sama lain untuk menjalankan tugas penting seperti pengorganisasian, koordinasi, navigasi, dan operasi di laut.

Cara Memilih Satelit Ku Band

  • Tentukan Tujuannya

    Bisnis perlu melihat mengapa sistem radio satelit Ku Band yang tepat diperlukan. Apakah untuk mengirim dan menerima komunikasi satelit untuk situs terpencil atau untuk tantangan lain? Setiap aplikasi akan memiliki tantangan unik. Oleh karena itu, alasan untuk membutuhkan sistem/teknologi akan sangat menentukan jenis sistem Ku Band yang akan diaplikasikan. Berbagai produsen memiliki sistem yang cocok untuk tantangan/aplikasi tertentu.

  • Pahami Lingkungannya

    Kondisi lingkungan di lokasi tempat antena Ku band akan dipasang perlu dipelajari. Apakah sistem akan ditempatkan di darat atau di laut? Untuk aplikasi laut, akan dibutuhkan lebih banyak perlindungan korosi karena udara asin, hujan, dan kondisi iklim lainnya akan hadir. Antena untuk aplikasi maritim berbeda dengan yang dipasang di darat. Untuk aplikasi maritim, juga ada aturan dan peraturan Organisasi Maritim Internasional (IMO) yang harus dipatuhi. Oleh karena itu, jenis lingkungan akan sangat memengaruhi pilihan sistem satelit.

  • Kepatuhan Regulasi

    Dalam hal membangun sistem komunikasi band satelit Ku, banyak aturan, peraturan, dan kewajiban harus dipenuhi berdasarkan negara/wilayah tempat sistem akan dipasang. Ini akan mencakup semua hal, mulai dari band frekuensi, standar teknis, hingga persyaratan lisensi. Setiap negara/wilayah memiliki badan pengatur masing-masing yang mengatur komunikasi satelit. Misalnya, Obligo memiliki antena yang memenuhi aturan dan peraturan Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk sistem yang dipasang pada kapal laut. Untuk mengetahui kewajiban, aturan, dan peraturan yang berlaku untuk sistem Ku Band, seseorang harus memahami badan pengatur untuk negara/wilayah tersebut.

  • Pilih Peralatan yang Tepat

    Setelah perusahaan menentukan tujuan, kondisi lingkungan, dan peraturan, maka peralatan yang tepat dapat dipilih. Ukuran dan jenis antena akan bergantung pada hal di atas. Solusi portabel mungkin diperlukan untuk beberapa pilihan, sementara pemasangan superstruktur tetap mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk yang lain. Bagaimanapun, berbagai produsen memasok biaya dan peralatan yang berbeda, yang memengaruhi cara memilih sistem yang tepat. Lakukan riset dan pilih vendor yang menawarkan peralatan yang memenuhi spesifikasi yang diperlukan.

  • Biaya dan Dukungan

    Dalam hal memilih sistem Ku Band, biaya vs. anggaran juga merupakan faktor penting. Berdasarkan biaya, seseorang akan memilih vendor dan jenis peralatan. Banyak vendor menawarkan dukungan purna jual, yang mungkin lebih penting bagi beberapa bisnis daripada yang lain. Berdasarkan kedua faktor ini, vendor yang dipilih akan memenuhi spesifikasi yang diperlukan.

  • Instalasi dan Pelatihan

    Setelah memilih vendor dan peralatan tertentu, perusahaan juga harus melihat persyaratan instalasi dan pelatihan. Beberapa vendor mungkin hanya perlu mengawasi instalasi, sementara yang lain akan melakukan semua instalasi. Memastikan dan memiliki personel yang terlatih untuk menginstal peralatan sangat penting untuk komunikasi satelit yang sukses. Instalasi yang andal penting untuk menegakkan sistem. Dalam beberapa kasus, pelatihan merupakan keharusan agar instalasi dapat dilakukan. Detail ini memainkan peran penting dalam menentukan siapa yang akan melakukan instalasi dan apa yang diperlukan untuk instalasi yang sukses.

    Dalam hal sistem Ku Band, baik untuk internet satelit maupun komunikasi, banyak detail yang harus diperhatikan sebelum memilih peralatan. Spesifikasi terkait lingkungan, peraturan, dan mengapa sistem diperlukan semuanya berperan dalam jenis sistem yang dilengkapi.

Tanya Jawab ku band

T1: Berapa EIRP minimum Ku band?

A1: EIRP minimum Ku band biasanya bervariasi tergantung pada area cakupan satelit dan frekuensi band tertentu. Banyak operator satelit menerbitkan standar EIRP minimum dalam manual layanan mereka. EIRP minimum penting untuk menentukan kekuatan sinyal minimum yang diperlukan untuk memastikan komunikasi antara satelit dan peralatan darat.

T2: Apa saja keuntungan dari Ku band?

A2: Beberapa keuntungan dari Ku band adalah harganya terjangkau, mudah diakses, dan memiliki antena satelit yang lebih kecil. Antena yang lebih kecil mudah dipasang di ruang terbatas. Band ini beroperasi pada frekuensi yang lebih tinggi, yang meminimalkan gangguan dari sinyal lain. Ku band menawarkan kinerja yang sangat baik untuk komunikasi satelit bergerak.

T3: Apa perbedaan antara C band dan Ku band?

A3: Perbedaan utamanya terletak pada rentang frekuensinya. C band beroperasi antara 4 - 6 GHz, dan Ku band berada di antara 12 - 18 GHz. Ku band kurang rentan terhadap noise dan menawarkan rasio sinyal-ke-noise yang lebih baik, terutama di daerah perkotaan. Ini juga menyediakan bandwidth yang lebih besar daripada C band.

T4: Di mana Ku band digunakan?

A4: Ku band banyak digunakan untuk berbagai komunikasi satelit, termasuk aplikasi militer, televisi satelit, internet, dan radio satelit.