(36 produk tersedia)
Burung elang besi Jerman adalah simbol nasional Jerman, yang mewakili kekuatan dan kedaulatan. Desain elang dapat ditemukan pada berbagai barang, seperti tambalan, bendera, dan perhiasan. Berikut adalah beberapa jenisnya:
Elang Besi Jerman Perang Dunia II
Selama Perang Dunia II, Elang Besi Jerman menjadi simbol nasional kekuatan dan kekuatan militer, muncul dalam berbagai lambang militer dan propaganda. Ia berkembang menjadi burung yang kuat dan megah dengan sayap terentang, seringkali menggenggam pedang atau petir di cakarnya. Asosiasi Elang Besi dengan rezim Nazi telah meninggalkan dampak yang bertahan lama pada persepsinya, menjadikannya simbol identitas nasional dan kontroversi historis.
Tambalan elang besi Jerman Perang Dunia 2 banyak digunakan, dan mereka adalah representasi dari berbagai divisi militer. Misalnya, Luftwaffe, angkatan udara Jerman, menggunakan lambang yang menggambarkan elang menggenggam swastika. Demikian pula, Wehrmacht, militer Jerman, memasukkan elang ke dalam jajaran dan lambang mereka.
Elang Besi Nasional Jerman
Lambang ini berasal dari berabad-abad yang lalu dan memiliki akarnya di Kekaisaran Romawi Suci. Ini pertama kali digunakan sebagai simbol nasional pada abad ke-12 dan telah berevolusi sejak saat itu, mencerminkan lanskap politik negara yang berubah. Elang Besi Nasional Jerman modern, yang dibentuk setelah Perang Dunia II, berfungsi sebagai simbol persatuan dan kedaulatan bagi Jerman, yang mewakili nilai-nilai demokratisnya dan komitmennya terhadap perdamaian.
Saat ini, elang muncul di paspor Jerman dan kartu identitas nasional, seragam militer, dan dokumen pemerintah. Ini juga telah diadopsi oleh beberapa negara bagian dan kotamadya Jerman, semakin memperkuat keberadaannya sebagai simbol nasional.
Perhiasan Elang Besi Jerman
Perhiasan Elang Besi Jerman menggabungkan simbol yang kuat ini ke dalam berbagai cincin, kalung, gelang, dan anting. Dibuat dari logam berkualitas tinggi seperti perak, emas, dan baja tahan karat, potongan-potongan ini sering kali menampilkan detail yang rumit, menangkap burung megah dalam penerbangan atau saat beristirahat dengan sayap terentang dan cakar tajam. Beberapa desain menyertakan elemen tambahan seperti mahkota, perisai, atau spanduk, semakin meningkatkan daya tarik agung dan mitos Elang Besi.
Tambalan Elang Besi Jerman
Tambalan Elang Besi Jerman bersifat simbolis dan sangat dicari oleh kolektor dan penggemar. Tambalan ini biasanya menampilkan desain elang ikonik, seringkali disertai simbol nasional seperti bendera atau lambang negara. Mereka populer di kalangan veteran militer, penggemar sejarah, dan mereka yang menghargai budaya dan warisan Jerman. Tambalan Elang Besi umumnya ditemukan dalam berbagai ukuran dan gaya, menjadikannya ideal untuk dipajang atau sebagai bagian dari koleksi pribadi.
Bendera Elang Besi Jerman
Bendera Elang Besi Jerman adalah simbol nasional yang kuat yang mewakili persatuan, kekuatan, dan kebanggaan. Menampilkan Elang Besi ikonik bersama dengan warna nasional hitam, merah, dan emas, bendera ini merupakan bukti sejarah yang kaya dan warisan budaya Jerman. Bendera Elang Besi seringkali ditampilkan selama perayaan nasional, acara, dan upacara, berfungsi sebagai pengingat ketahanan negara dan komitmennya terhadap kemajuan.
Desain elang besi Jerman adalah elang megah dengan sayap terentang, dan merupakan simbol kekuatan dan kekuasaan. Elang itu bertengger di perisai, yang ditopang oleh dua cabang laurel. Perisai itu menyangga Salib Besi, simbol keberanian dan keberanian. Desainnya sangat detail, dengan bulu elang yang sangat rumit. Sayap terentang memberikan rasa gerakan dan dinamisme, sedangkan perisai dan cabang laurel menunjukkan persatuan dan perdamaian. Salib Besi di tengah perisai semakin menekankan tema kekuatan dan keberanian.
Desain elang Jerman adalah simbol yang umum dan populer di banyak lambang negara, bendera, dan lambang resmi. Ia memiliki penampilan yang kuat dan megah dan sering digambarkan dengan ekspresi yang ganas dan sayap terentang. Elang biasanya ditampilkan dalam warna alami, dengan tubuh cokelat tua dan ekor dan kepala putih. Ia sering muncul di perisai atau spanduk, disertai dengan simbol lain dari warisan dan persatuan Jerman. Elang mewakili kebebasan dan kedaulatan, dan desainnya langsung dikenali sebagai simbol Jerman.
Elang Besi telah digunakan selama berabad-abad dan tetap relevan hingga saat ini. Ini adalah simbol yang berani dan kuat yang dapat digunakan dalam berbagai cara. Berikut adalah lima saran tentang cara memakainya atau mencocokkannya:
Q1: Apa yang dilambangkan oleh elang Jerman?
A1: Elang Jerman adalah simbol nasional yang kuat yang mewakili kekuatan, keberanian, dan kedaulatan. Sebagai tanda heraldik Jerman, ia telah menjadi simbol identitas nasional dan persatuan. Keberadaannya yang sudah lama di heraldik Jerman menjadikannya tanda kontinuitas historis dan ketahanan bagi negara tersebut.
Q2: Mengapa elang Jerman berwarna hitam?
A2: Elang Besi Jerman digambarkan dalam warna hitam sebagai bagian dari warna heraldik resminya. Elang hitam muncul di perisai emas lambang negara Jerman, yang mencerminkan warna tradisional yang digunakan dalam heraldik Jerman. Pilihan warna hitam juga dikaitkan dengan warna bendera Jerman, yang menampilkan warna hitam, merah, dan emas.
Q3: Apa perbedaan antara Elang Besi dan Elang Weimar?
A3: Meskipun Elang Besi dan Elang Weimar keduanya adalah representasi dari lambang nasional Jerman, mereka berbeda dalam desain dan konteks historis. Elang Besi, yang dibentuk selama pemerintahan Frederick Barbarossa, menampilkan elang dengan sayap terentang dan baju besi besi. Sebaliknya, Elang Weimar, yang digunakan selama Republik Weimar, memiliki desain yang lebih sederhana dan mencerminkan perubahan politik pada era itu. Terlepas dari perbedaan ini, kedua elang melambangkan identitas nasional Jerman.
Q4: Kapan elang Jerman menjadi simbol nasional?
A4: Elang Jerman telah menjadi simbol nasional sejak periode abad pertengahan, dengan akar yang dapat ditelusuri kembali ke Kekaisaran Romawi Suci. Ini menjadi lambang yang diakui dari Jerman sebagai sebuah negara pada abad ke-19 dan tetap menjadi simbol yang konsisten dari identitas dan kedaulatan Jerman melalui berbagai perubahan politik.