(109 produk tersedia)
Chiller mesin CNC tertutup tersedia dalam berbagai jenis untuk berbagai aplikasi industri dan keuntungan dari kapasitas kecil hingga besar.
Chiller modular
Chiller CNC loop tertutup didinginkan oleh kondensor berpendingin udara atau berpendingin air. Mesin modular menggunakan penggerak V-belt, yang dapat meningkatkan masa pakai motor. Dapat dipasang secara independen atau dalam jumlah banyak untuk menghasilkan kapasitas pendinginan tertentu. Kondensor berpendingin air membutuhkan menara pendingin dan lebih efisien daripada jenis berpendingin udara. Namun, membutuhkan lebih banyak ruang.
Chiller laser
Chiller laser adalah komponen penting dari sistem pendinginan laser. Mereka menggunakan loop tertutup untuk mendinginkan mesin laser. Ini membantu mencegah mesin menjadi terlalu panas untuk memastikan kinerja optimal yang konsisten. Jenis pendingin yang digunakan akan tergantung pada mesin dan lingkungan tempat mesin digunakan.
Chiller portabel
Chiller CNC loop tertutup portabel dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah. Digunakan ketika pendinginan diperlukan di tempat yang jauh dari sistem pendingin stasioner. Jenis pendingin yang digunakan biasanya adalah air. Mesin tersebut ditempatkan dalam wadah logam yang tahan lama yang melindunginya dari debu dan benturan, sementara kondensor dilindungi dari sinar matahari langsung.
Chiller densitas tinggi
Chiller densitas tinggi biasanya memiliki evaporator dengan area permukaan kumparan yang besar. Mereka ideal untuk tempat kerja industri di mana sejumlah besar pendingin diperlukan. Jenis chiller ini memiliki kompresor dan kipas yang hemat energi. Mereka mengurangi biaya operasional fasilitas hingga 30%.
Chiller ekspansi langsung (DX)
Chiller DX menggunakan penguapan gas pendingin. Ini terjadi ketika gas menyerap panas dari benda kerja. Gas pendingin kemudian dipompa ke kondensor, di mana gas melepaskan panas selama proses kondensasi.
Mengelola suhu alat mesin CNC sangat penting di berbagai industri, termasuk kedirgantaraan, otomotif, medis, pembuatan cetakan, dan pengolahan logam. Berikut beberapa skenario penggunaan chiller mesin CNC loop tertutup:
Memilih chiller CNC yang sesuai membutuhkan pemahaman spesifik tentang kebutuhan pemesinan yang ada di berbagai industri. Untuk memastikan bahwa pilihan akhir dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan dukungan yang memadai untuk mesin yang digunakan untuk tujuan industri, berikut adalah beberapa faktor yang perlu diingat:
Kapasitas Pendinginan:
Ini biasanya diukur dalam kilowatt (kW) atau ton, dan penting untuk memilih kapasitas chiller berdasarkan panas yang dihasilkan oleh mesin CNC. Cara sederhana untuk melakukannya adalah dengan melakukan penilaian beban panas untuk memahami kebutuhan pendinginan dan kemudian mencocokkan kapasitas chiller dengan beban panas.
Kontrol Suhu:
Penting untuk mempertimbangkan sistem kontrol suhu chiller, karena mengatur suhu chiller secara tepat untuk memastikan operasi pemesinan yang optimal. Saat menilai sistem kontrol suhu chiller CNC, pembeli harus mencari fitur seperti pengontrol digital, pengontrol proporsional-integral (PI), dan kemampuan pemantauan jarak jauh.
Jenis Pendingin:
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, jenis pendingin yang digunakan dalam chiller adalah faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan saat memilih chiller mesin CNC. Ini karena pendingin memainkan peran yang sangat penting dalam perpindahan panas. Operator mesin CNC dan manajer industri harus menyadari berbagai jenis pendingin dan karakteristik uniknya. Misalnya, Refrigerant R-410A, pilihan yang populer, menawarkan efisiensi energi yang tinggi, sering digunakan dalam aplikasi pendinginan komersial dan pengaturan industri. Di sisi lain, R-22 pernah umum digunakan tetapi sekarang dihapus secara bertahap karena masalah lingkungan, menyoroti perlunya memahami pendingin mana yang bersumber secara etis dan cocok untuk pekerjaan yang ada.
Tingkat Kebisingan:
Bagi orang yang bekerja di pusat produksi mesin industri dan skala besar, kebisingan yang dihasilkan selama proses bukanlah masalah kecil. Tingkat kebisingan yang tinggi dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi operator dan mungkin memerlukan perlindungan pendengaran tambahan. Selain itu, ruang industri seringkali terbatas, dan mesin yang besar harus ditempatkan berdampingan dalam jumlah besar di ruang yang lebih kecil. Oleh karena itu, chiller dengan tingkat kebisingan tinggi juga perlu dipertimbangkan karena hal ini akan menimbulkan tantangan saat mencoba menerapkan mesin pendingin di industri.
Efisiensi Energi:
Tidak perlu dikatakan bahwa memilih mesin yang cocok untuk memenuhi tujuan pekerjaan sambil menggunakan energi sesedikit mungkin adalah impian setiap pembeli. Untuk memastikan hal ini, pengguna perlu mengetahui aplikasi spesifik pendingin dan mengikuti sistem peringkat yang direkomendasikan untuk pemilihan mesin. Misalnya, penggunaan chiller berpendingin udara alih-alih pendingin evaporatif akan sangat bermanfaat untuk menghemat energi.
T1: Apa perbedaan antara chiller pendingin loop terbuka dan loop tertutup?
A1: Metode pertama sirkulasi air dalam menara pendingin disebut sistem loop terbuka, sedangkan mesin chiller sirkulasi ulang loop tertutup dapat mensirkulasikan air tanpa mengeksposnya ke atmosfer luar. Loop tertutup lebih efisien daripada loop terbuka.
T2: Bagaimana cara kerja chiller mesin CNC?
A2: Chiller mesin CNC menghilangkan panas dari kompresor udara dengan mensirkulasikan pendingin (biasanya air) melalui penukar panas. Panas dari pendingin kemudian dikeluarkan ke atmosfer oleh kipas kondensor.
T3: Apa keuntungan memasang chiller di mesin CNC?
A3: Keuntungan menggunakan chiller meliputi pemesinan yang lebih efisien, masa pakai alat dan kompresor yang lebih lama, waktu henti yang berkurang, dan biaya pemeliharaan yang lebih dapat diprediksi. Chiller juga dapat membantu mencegah deformasi termal pada bagian mesin dan alat CNC, yang dapat memengaruhi keakuratan proses pemesinan.
T4: Bagaimana cara menentukan ukuran chiller mesin CNC yang saya butuhkan?
A4: Ukuran pendingin mesin CNC ditentukan oleh kapasitas pendinginannya, yang diukur dalam kilowatt (kW) atau ton. Untuk menentukan kapasitas pendingin mesin, pertama-tama hitung jumlah panas yang perlu dihilangkan dari mesin dalam kilowatt. Pertimbangkan faktor-faktor seperti bahan benda kerja, parameter pemesinan, dan kenaikan suhu yang diizinkan. Setelah panas dihitung, konversikan ke kapasitas pendingin yang setara dalam ton atau kW. Kemudian, pilih pendingin dengan kapasitas pendingin yang sama dengan atau lebih besar dari yang dihitung.
T5: Apa pengaruh suhu lingkungan terhadap kinerja chiller mesin CNC?
A5: Kinerja pendinginan chiller tertutup dipengaruhi secara langsung oleh suhu lingkungan. Kapasitas pendingin dan efisiensinya akan berkurang saat suhu lingkungan naik. Ini dapat memengaruhi kemampuan chiller untuk mempertahankan suhu kerja yang diinginkan dari mesin CNC. Suhu lingkungan yang tinggi dapat membutuhkan lebih banyak pendingin untuk menghilangkan panas. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih ukuran chiller yang tepat berdasarkan suhu lingkungan lokasi instalasi untuk memastikan kinerja yang optimal.