(3879 produk tersedia)
Gaun tahun 50an adalah gaya klasik yang dikenal luas dan mewakili tren mode tahun 1950an. Gaun-gaun ini dicirikan oleh korset yang pas, rok penuh, dan panjang rok hingga lutut. Seringkali dilengkapi dengan rok tambahan (petticoat) untuk meningkatkan volume rok. Gaya gaun tahun 50an mewujudkan femininitas, keanggunan, dan sentuhan nostalgia yang masih populer dalam mode kontemporer. Berikut adalah deskripsi singkat tentang beberapa gaun tahun 50an yang paling populer:
Gaun Terpasang dan Melebar
Gaya gaun ini dicirikan oleh korset yang pas dan rok yang melebar, biasanya jatuh di atau tepat di bawah lutut. Siluetnya menekankan pinggang dan menciptakan bentuk jam pasir, ciri khas banyak gaun tahun 50an. Roknya sering dilipat atau dijahit untuk menambah volume dan gerakan.
Gaun Kemeja
Gaun kemeja menggabungkan fitur kemeja (bagian atas kancing) dan gaun pinggang (pas di pinggang). Biasanya memiliki kancing depan, terkadang sampai bawah, dan pinggang yang diikat atau dikencangkan. Roknya biasanya berpotongan A-line atau berlipat. Gaya ini menjadi populer karena penampilannya yang praktis namun stylish, cocok untuk bekerja maupun acara santai.
Gaun Wrap
Gaun wrap mendapatkan popularitas pada akhir tahun 50an, berkat desainer Diane von Furstenberg. Memiliki kancing depan yang dibuat dengan membungkus satu sisi gaun ke sisi lainnya dan diikat di pinggang. Gaya ini menciptakan garis leher V dan dapat disesuaikan, menyanjung berbagai tipe tubuh. Menjadi simbol pemberdayaan perempuan dalam mode, mewakili gaya dan fleksibilitas.
Gaun Halter
Gaun halter dikenal karena garis lehernya yang khas, yang memiliki tali yang mengelilingi bagian belakang leher, meninggalkan bahu dan lengan terbuka. Korsetnya biasanya pas, dan roknya dapat bervariasi dari penuh hingga pas badan. Gaun halter menawarkan tampilan tropis dan glamor, sering dikaitkan dengan pakaian musim panas dan malam hari.
Gaun Sundress
Ini adalah gaun kasual yang ringan, sering dibuat dari katun atau kain yang serupa. Biasanya memiliki tali spaghetti atau tali bahu tipis dan potongan yang longgar dan nyaman. Sundress biasanya bermotif bunga atau cetakan cerah, menjadikannya ideal untuk cuaca hangat dan suasana santai. Mewujudkan gaya santai dan ceria tahun 50an untuk pakaian siang hari.
Gaun Pensil
Gaun pensil, juga dikenal sebagai gaun selubung, adalah gaun yang pas badan yang menempel pada tubuh dari bahu hingga lutut. Menekankan siluet alami dan sering membutuhkan struktur yang lebih sedikit daripada gaun rok penuh. Gaun pensil menjadi pilihan populer untuk pengaturan profesional dan acara malam hari, menawarkan tampilan yang ramping dan canggih.
Beberapa elemen desain yang paling menonjol yang menjadikan gaun tahun 50an adalah:
Garis Leher
Pada era itu, banyak gaun dibuat dengan berbagai garis leher, mulai dari jantung, off shoulder hingga leher perahu, permata dan leher V. Garis leher akan memengaruhi penampilan keseluruhan gaun. Misalnya, Jantung sangat populer karena membuat bahu terlihat lebih terdefinisi dan menonjolkan belahan dada. Off shoulder juga populer karena meningkatkan kerah dan bahu. Permata dan V juga merupakan garis leher populer yang terkait dengan gaun tahun 50an.
Leher perahu juga merupakan garis leher berkelas yang meningkatkan leher dan wajah. Berbagai garis leher akan memengaruhi tampilan dan gaya keseluruhan gaun.
Kain
Tahun 50an adalah saat banyak gaun dibuat dengan katun, taffeta, satin, dan renda. Kain yang digunakan akan memengaruhi kenyamanan dan nuansa keseluruhan gaun. Katun adalah pilihan populer pada saat itu karena nyaman dan praktis untuk penggunaan sehari-hari. Taffeta, satin, dan renda adalah beberapa pilihan populer untuk acara khusus. Kain yang digunakan dalam gaun tahun 50an adalah aspek utama dari kenyamanan dan tampilan gaun.
Pola dan Warna
Selama tahun 50an, banyak gaun memiliki pola dan warna yang berani dan cerah. Polka dot, cetakan bunga, dan kotak-kotak gingham adalah beberapa pola populer. Pola-pola tersebut akan memengaruhi nuansa keseluruhan gaun. Misalnya, Polka dot menambah sentuhan playful pada gaun sementara cetakan bunga menambah nuansa feminin pada gaun. Kotak-kotak gingham adalah pola klasik yang menambah sentuhan kasual. Warna yang digunakan berani dan cerah, pastel, dan warna permata. Pola dan warna menambahkan banyak karakter dan keragaman pada gaun tahun 50an.
Detail
Beberapa detail utama dalam gaun tahun 50an adalah pita, kancing, dan renda. Akan menambah minat dan tekstur pada gaun. Pita digunakan sebagai dekorasi di pinggang atau kerah. Kancing digunakan untuk penutupan dan sebagai dekorasi. Renda digunakan untuk dekorasi dan menambahkan tekstur. Detail-detail ini menambah minat dan tekstur pada gaun tahun 50an.
Ada banyak cara untuk menata dan melengkapi gaun tahun 50an agar dapat dikenakan untuk berbagai acara. Berikut adalah beberapa panduan umum.
Mengenakan Gaun
Gaun tahun 50an adalah barang fashion serbaguna. Dapat dipadukan dengan aksesoris atau disederhanakan untuk menyesuaikan berbagai acara. Untuk tampilan kasual, gaun tahun 50an dapat dipadukan dengan sepatu kets atau sepatu datar. Kombinasi ini ideal untuk menjalankan tugas atau pergi ke taman. Untuk mencapai tampilan yang lebih rapih yang cocok untuk bekerja, gaun dapat dipadukan dengan kardigan atau blazer. Kardigan atau blazer juga dapat dipadukan dengan sepasang sepatu hak rendah atau sepatu balet.
Saat berdandan untuk keluar malam, gaun tahun 50an dapat dipadukan dengan sepatu hak tinggi dan perhiasan statement. Kalung atau sepasang anting-anting dapat mengubah gaun menjadi pakaian yang cocok untuk kencan makan malam atau pesta koktail. Selain itu, untuk acara di luar ruangan, gaun tahun 50an dapat dipadukan dengan topi bertepi lebar dan sandal. Topi dan sandal menjadikan pakaian ideal untuk pernikahan musim panas atau pesta taman.
Mencocokkan Gaun dengan Aksesoris
Aksesoris sangat membantu dalam meningkatkan penampilan keseluruhan gaun tahun 50an. Untuk mencapai tampilan vintage, aksesoris seperti bandana dan kacamata kucing dapat digunakan. Bandana dan kacamata kucing ideal untuk mencapai tampilan vintage saat menghadiri pesta bertema. Sabuk juga dapat digunakan untuk mengencangkan pinggang dan menambahkan definisi pada gaun. Sabuk ideal untuk menambahkan sedikit sentuhan warna atau pola pada pakaian.
Rok tambahan dapat digunakan untuk menambahkan volume dan menciptakan siluet yang lebih penuh. Selain itu, kardigan atau bolero dapat digunakan untuk memberikan perlindungan dan kehangatan ekstra. Kombinasi ini menjadikannya sempurna untuk acara yang lebih dingin. Selain itu, sepasang sarung tangan dapat digunakan untuk menambahkan elemen keanggunan. Sarung tangan ideal untuk acara formal. Yang lebih penting lagi, kopling atau tas tangan vintage dapat digunakan untuk melengkapi tampilan. Kopling atau tas tangan vintage membuat pakaian terlihat padu dan rapi.
Q1: Apa yang menjadi ciri khas gaun tahun 50an?
A2: Gaun tahun 50an dicirikan oleh korset yang pas, rok penuh, dan pinggang yang dikencangkan, seringkali diperkuat dengan rok tambahan. Termasuk gaya seperti gaun selubung, gaun swing, dan gaun panjang teh, yang mencerminkan penekanan era tersebut pada femininitas dan keanggunan.
Q2: Apa saja gaya gaun tahun 50an yang berbeda?
A2: Berbagai gaya gaun tahun 50an meliputi gaun selubung, yang pas badan; gaun swing, yang memiliki rok penuh dan melebar; dan gaun panjang teh, yang jatuh di pertengahan betis. Setiap gaya menawarkan siluet dan estetika yang unik dari tahun 1950an.
Q3: Kain apa yang digunakan untuk membuat gaun tahun 50an?
A3: Gaun tahun 50an dibuat dari kain seperti katun, sutra, taffeta, dan nilon. Bahan-bahan ini dipilih karena ketahanannya, kenyamanan, dan kemampuannya untuk menahan bentuk, seperti pada rok penuh yang didukung oleh rok tambahan.
Q4: Apakah gaun tahun 50an cocok untuk pakaian modern?
A4: Ya, gaun tahun 50an dapat disesuaikan untuk pakaian modern. Memasangkan gaun vintage tahun 50an dengan aksesori atau sepatu kontemporer dapat menciptakan tampilan seimbang yang menghormati gaya klasik sekaligus sesuai dengan tren mode saat ini.
Q5: Bagaimana gaun tahun 50an diaksesori?
A5: Gaun tahun 50an diaksesori dengan barang-barang seperti sarung tangan, mutiara, dan topi. Sepatu seperti sepatu hak tinggi atau sepatu balet melengkapi gaun, sementara tas tangan dan bros menambahkan sentuhan pribadi pada keseluruhan ansambel.