(695 produk tersedia)
Mesin 2-tak adalah jenis mesin pembakaran internal yang menyelesaikan siklus tenaga dalam dua langkah piston, satu putaran poros engkol. Berbeda dengan mesin 4-tak, yang membutuhkan empat langkah piston dan dua putaran poros engkol untuk menyelesaikan siklus tenaga, mesin 2-tak lebih sederhana dan ringan, dengan lebih sedikit bagian yang bergerak. Mesin 2-tak umum ditemukan pada perangkat kecil dan portabel di mana ukuran dan berat merupakan faktor penting. Terdapat berbagai jenis mesin 2-tak, termasuk:
Meskipun terdapat perbedaan dalam desain dan tujuan, mesin 2-tak memiliki beberapa spesifikasi umum. Spesifikasi tersebut meliputi:
Beberapa mesin 2-tak kompleks, dengan komponen tambahan seperti supercharger dan turbo. Terlepas dari desainnya, memelihara mesin 2-tak sangat penting. Berikut adalah beberapa tips tentang cara memelihara mesin 2-tak:
Saat mencari sumber mesin 2-tak, pertimbangkan pasar dan aplikasinya, jenis, ukuran, dan kepatuhan peraturan emisinya.
Pertama, pertimbangkan pasar dan aplikasi mesin 2-tak. Mesin ini populer pada perangkat portabel kecil seperti mesin pemotong rumput dan gergaji mesin, serta pada motor tempel laut dan sepeda motor. Identifikasi pasar dan aplikasi mana yang memiliki permintaan yang lebih tinggi di pasar target.
Selain itu, terdapat berbagai ukuran dan model mesin 2-tak, dan masing-masing memiliki keluaran daya yang berbeda. Pilih mesin yang memenuhi permintaan pasar target. Memperoleh mesin yang lebih kecil mungkin memiliki keuntungan kompetitif karena mesin ini lebih hemat bahan bakar dan memiliki biaya pemeliharaan yang lebih rendah.
Peraturan emisi juga merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih mesin 2-tak. Karena emisi NOx dan CO2 yang tinggi, banyak negara dan negara bagian telah menerapkan peraturan untuk menekan emisi mesin 2-tak. Mematuhi peraturan mungkin memerlukan penambahan konverter katalitik, yang mahal dan membatasi kinerja mesin.
Beberapa mesin 2-tak kecil mungkin diganti atau diperbaiki tanpa bantuan profesional. Jika buku petunjuk pengguna memberikan instruksi untuk pembongkaran, mekanik dapat mengikutinya untuk membuka mesin dan memeriksa bagian internalnya. Sebelum mencoba melakukan perbaikan apa pun, disarankan untuk memastikan bahwa mesin tidak dalam masa garansi.
Untuk memperbaiki mesin 2-tak, kumpulkan alat yang diperlukan, termasuk set soket, obeng, dan pengikis gasket. Bersihkan bagian luar mesin menggunakan kain bersih. Setelah pembongkaran, bersihkan bagian internal, termasuk silinder, piston, poros engkol, dan bantalan, untuk melihat apakah kotoran dan puing-puing memengaruhi fungsinya. Kain mungkin tidak mencapai beberapa bagian internal, jadi gunakan pembersih karburator. Setelah bersih, periksa semua bagian dan tentukan apakah akan menggantinya atau memperbaikinya.
Penggantian seringkali menjadi pilihan terakhir ketika perbaikan bagian mesin gagal. Saat mengganti, pastikan bahwa bagian baru memiliki spesifikasi yang sama dengan yang lama. Rakit kembali mesin dalam urutan terbalik dari pembongkaran dan ikuti buku petunjuk pengguna untuk mendapatkan petunjuk. Setelah perakitan, jalankan uji coba untuk melihat apakah mesin berfungsi.
Pilihan lain untuk DIY adalah melakukan pemeliharaan preventif. Ini adalah cara yang lebih mudah dan hemat biaya untuk memastikan bahwa mesin 2-tak berjalan dengan lancar. Tugas dalam pemeliharaan preventif mudah dilakukan dan membutuhkan pengetahuan dasar tentang mesin. Tugas tersebut meliputi pemeriksaan dan penggantian busi, filter udara, filter bahan bakar, dan oli secara teratur. Pemeliharaan juga meliputi pembersihan endapan karbon dari ruang bakar, lubang buang, dan peredam.
T: Untuk apa mesin 2-tak digunakan?
J: Mesin 2-tak biasanya digunakan dalam aplikasi di mana sumber daya yang ringan dan kompak menguntungkan. Ini termasuk alat tenaga genggam, peralatan taman kecil seperti mesin pemotong rumput dan pemotong rumput, motor tempel untuk perahu, dan generator portabel. Rasio daya-terhadap-berat yang tinggi menjadikannya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan mobilitas dan kemudahan penggunaan.
T: Apakah mesin 2-tak lebih bertenaga daripada mesin 4-tak?
J: Mesin 2-tak dapat lebih bertenaga daripada mesin 4-tak, tetapi ini bukan aturan. Umumnya, mesin 2-tak menghasilkan tenaga dengan setiap putaran poros engkol, memungkinkan keluaran daya yang lebih halus dan lebih konsisten. Ini memberi mereka rasio daya-terhadap-berat yang lebih tinggi. Di sisi lain, mesin 4-tak menghasilkan tenaga setiap putaran kedua poros engkol, yang dapat mengakibatkan pengiriman daya yang lebih terputus-putus. Namun, karakteristik daya dapat bervariasi tergantung pada desain, ukuran, dan aplikasi.
T: Apa keuntungan utama dari mesin 2-tak?
Keuntungan utama dari mesin 2-tak adalah kemampuannya untuk menghasilkan tenaga dengan cepat dan mudah. Mesin ini memberikan rasio daya-terhadap-berat yang tinggi, menjadikannya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan sumber daya portabel dan ringan. Selain itu, mesin 2-tak memiliki desain yang lebih sederhana dengan lebih sedikit bagian yang bergerak, menghasilkan perakitan, pembongkaran, dan pemeliharaan yang lebih mudah.
T: Mengapa mesin 2-tak dihentikan penggunaannya?
Mesin 2-tak dihentikan penggunaannya terutama karena masalah lingkungan. Desainnya sering kali menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna, menghasilkan emisi hidrokarbon yang tidak terbakar dan polutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mesin 4-tak. Peraturan emisi yang lebih ketat dan fokus global untuk mengurangi polusi udara telah berkontribusi pada penurunan mesin 2-tak di banyak wilayah. Selain itu, kemajuan dalam teknologi mesin 4-tak telah menjadikannya lebih kompetitif dalam hal pengiriman daya dan persyaratan pemeliharaan.