(526 produk tersedia)
Terak granulasi tanur tinggi adalah produk sampingan dari manufaktur besi dan baja. Terbentuk saat besi cair, yang bersumber dari bijih besi, dicampur dengan kokas dan batu kapur dalam tanur tinggi, memiliki berbagai jenis dan aplikasi.
Berikut adalah jenis-jenis terak granulasi:
Terak Granulasi Tanur Tinggi Halus (GGBFS)
Jenis terak granulasi tanur tinggi ini banyak digunakan dalam produksi beton. Terkenal karena kekuatan, daya tahan, dan ketahanannya terhadap serangan kimia. GGBFS digunakan dalam proyek infrastruktur besar, seperti jembatan, bendungan, dan gedung tinggi. Ini juga digunakan dalam pembangunan struktur perumahan dan komersial. GGBFS digiling menjadi bubuk halus dan dicampur dengan semen dan bahan beton lainnya, seperti air dan agregat.
Semen Tanur Tinggi (BFC)
Terak BF digunakan sebagai pengganti sebagian semen Portland dalam produksi beton. Produksinya melibatkan pencampuran dan penggilingan terak granulasi tanur tinggi dengan klinker semen Portland dan sejumlah kecil gipsum. Hal ini menghasilkan jenis semen dengan sifat hidraulik yang mirip dengan GGBFS. Dapat digunakan dalam struktur yang membutuhkan beton berkekuatan tinggi, seperti struktur penahan air dan beton masif. Selain itu, dapat digunakan dalam struktur yang membutuhkan ketahanan terhadap serangan sulfat dan penyusutan ekspansif, seperti sistem pembuangan air limbah dan pondasi.
Agregat Terak
Jenis terak granulasi tanur tinggi ini diproduksi dengan menggranulasi terak tanur tinggi dengan air untuk membentuk agregat dengan berbagai ukuran. Digunakan sebagai pengganti agregat alam dalam produksi beton dan aspal. Agregat terak bermanfaat ketika agregat alam langka atau ketika persyaratan kinerja khusus diperlukan.
Pupuk
Terak granulasi tanur tinggi juga diklasifikasikan berdasarkan jenisnya berdasarkan aplikasinya. Beberapa jenis, seperti terak yang didinginkan dengan udara dan terak granular, dapat digunakan sebagai pupuk. Pupuk ini mengandung nutrisi penting seperti kalsium dan silikon, yang mendorong pertumbuhan tanaman. Selain itu, meningkatkan kesehatan tanah dan meningkatkan hasil panen.
Bahan Dasar Jalan dan Pengurukan:
Terak granulasi tanur tinggi dapat menjadi bahan dasar jalan dan pengurukan. Ini mencakup penggunaannya sebagai lapisan dasar dalam konstruksi jalan dan sebagai bahan pengurukan untuk galian dan parit. Menjadi hemat biaya dan mudah didapat menjadikannya bahan pengurukan yang baik.
Terak Tanur Tinggi yang Diperluas (EBFS)
Jenis terak granulasi ini diperluas dengan memanaskannya hingga suhu tinggi dengan bantuan agen fluks yang sesuai. EBFS ringan dan memiliki sifat insulasi termal yang baik. Sebagian besar digunakan sebagai agregat ringan dalam produksi beton dan aplikasi insulasi termal.
Terak granulasi tanur tinggi halus (GGBS) memiliki beberapa fitur dan fungsi yang menjadikannya bahan yang berguna dalam proyek konstruksi. Beberapa di antaranya dibahas di bawah ini:
Bahan Semen Tambahan
GBS dapat digunakan sebagai pengikat beton alternatif atau pengganti sebagian semen Portland. Reaksinya yang pozzolanik dengan kalsium hidroksida dan kapur bebas menghasilkan kekuatan beton dan daya tahan tambahan. Ini memungkinkan pengurangan kandungan semen Portland dalam campuran beton.
Peningkatan Kemampuan Kerja
Saat terak granulasi tanur tinggi ditambahkan ke beton, hal itu meningkatkan kemampuan kerja. Ini memungkinkan pencampuran, pengangkutan, dan penempatan beton yang mudah dalam proyek konstruksi.
Ketahanan Kimia yang Ditingkatkan
Semen terak menawarkan ketahanan terhadap serangan sulfat dan reaksi alkali-silica (ASR). Ini meminimalkan risiko kerusakan beton di lingkungan dengan sulfat dan agregat reaktif. Ini mendorong umur panjang dan daya tahan struktur beton.
Pengurangan Panas Hidrasi
Penggunaan terak granulasi dalam struktur beton masif mengurangi panas hidrasi. Panas dihasilkan selama proses pengaturan dan pengerasan beton. Hal ini penting untuk mencegah retakan dalam proyek skala besar seperti bendungan dan pondasi pelat.
Kontrol Reaksi Alkali-Silica (ASR)
Penambahan terak granulasi tanur tinggi ke beton membantu mengendalikan atau mengurangi efek ASR. ASR terjadi ketika semen alkali bereaksi dengan silika amorf dalam agregat tertentu di hadapan kelembaban. Ini meminimalkan risiko pembentukan gel ekspansif dan potensi kerusakan pada struktur beton.
Permeabilitas yang Dikurangi
Beton yang mengandung terak granulasi tanur tinggi memiliki permeabilitas rendah. Ini memungkinkan beton untuk menahan penetrasi air, ion klorida, dan zat berbahaya lainnya. Akibatnya, melindungi tulangan baja yang tertanam dari korosi dan meminimalkan risiko pelapukan beton.
Reaktivitas Tinggi
Terak granulasi tanur tinggi memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Ini membuatnya sangat reaktif saat dicampur dengan air dan semen Portland. Reaktivitasnya meningkatkan perkembangan kekuatan beton.
Sifat Pozzolanik
Terak granulasi mengandung silika dan alumina. Sifat pozzolaniknya memungkinkannya untuk bereaksi dengan kalsium hidroksida pada suhu ruang untuk membentuk senyawa pemberi kekuatan.
Distribusi Ukuran Partikel
Terak granulasi tanur tinggi dapat digiling hingga tingkat kehalusan yang berbeda. Misalnya, menurut pedoman American Concrete Institute (ACI), dapat diklasifikasikan sebagai Grade 100, 120, 130, dan 150. Distribusi ukuran partikel memengaruhi kinetika hidrasi dan perkembangan kekuatan beton.
Komposisi Mineral
Terak granulasi tanur tinggi mengandung kalsium (CaO), silika (SiO2), alumina (Al2O3), dan oksida besi (FeO). Komposisinya berkontribusi pada sifat semen dari material.
Jejak Karbon Rendah
Terak granulasi tanur tinggi memanfaatkan limbah produksi baja. Ini membuat proses produksinya ramah lingkungan dibandingkan dengan semen Portland. Penggunaan GGBS membantu mengurangi jejak karbon beton secara keseluruhan.
Terak granulasi tanur tinggi (GGBS) adalah bahan semen tambahan yang digunakan dalam konstruksi beton. Digunakan untuk berbagai aplikasi, terutama dalam industri berikut:
Proyek Infrastruktur
GGBS digunakan dalam aplikasi beton masif seperti: pondasi, bendungan, dan tanggul. Panas hidrasinya yang rendah membantu mencegah retakan akibat kenaikan suhu pada bagian tebal. Peningkatan kekuatan jangka panjang dari beton GGBS bermanfaat untuk struktur yang membutuhkan daya tahan seiring waktu.
Bangunan
GGBS biasanya digunakan dalam gedung tinggi dan struktur komersial. Kekuatan tekannya yang tinggi memastikan struktur yang stabil dan tahan lama. Beton GGBS juga cocok untuk konstruksi perumahan, menyediakan rumah yang tahan lama dan berkelanjutan.
Struktur Kelautan
Karena ketahanannya yang sangat baik terhadap penetrasi klorida dan serangan sulfat, GGBS sangat ideal untuk struktur laut seperti: dermaga, dermaga, dan tanggul laut. Struktur ini membutuhkan beton tahan lama untuk menahan lingkungan asin dan asam yang keras. Beton GGBS memberikan permeabilitas rendah dan struktur laut yang tahan lama.
Fasilitas Industri
Beton dengan terak granulasi tanur tinggi cocok untuk pembangunan fasilitas industri seperti pembangkit listrik, pabrik pengolahan air limbah, dan fasilitas pengolahan kimia. Ketahanannya terhadap bahan kimia agresif dan beton berkekuatan tinggi menjadikannya cocok untuk aplikasi ini.
Area Lalu Lintas Padat
GGBS digunakan di area yang mengalami dampak tinggi dan lalu lintas abrasif, termasuk: landasan pacu bandara, tempat parkir, dan terminal kontainer. Ketahanan abrasi dan kekuatan tekannya yang tinggi memastikan struktur yang tahan lama dan stabil. GGBS juga ideal untuk lalu lintas yang berat dan sering dalam aplikasi berikut: jembatan, jalan layang, dan bundaran.
Pembetonan Cuaca Panas
GGBS bermanfaat saat bekerja dalam kondisi cuaca panas. Penggunaannya menurunkan risiko retakan dini dan laju penguapan yang tinggi. Penggunaan GGBS dalam kondisi cuaca panas membantu menghasilkan beton dengan panas rendah dan permeabilitas rendah.
Bangunan Hijau
GGBS sangat ideal untuk membangun struktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Penggunaannya dalam beton mengurangi emisi karbon yang terkait dengan produksi semen. Selain itu, GGBS terbuat dari produk sampingan industri besi dan baja, yang mendorong penggunaan kembali material. Penggunaan GGBS dalam beton juga dapat berkontribusi pada poin LEED untuk konstruksi berkelanjutan.
Saat memilih terak granulasi tanur tinggi, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan oleh produsen untuk memastikan produk tersebut memenuhi standar yang diperlukan. Beberapa di antaranya termasuk:
T1: Apa keuntungan utama penggunaan semen terak dalam konstruksi?
J1: Semen terak meningkatkan daya tahan beton, menjadikannya lebih tahan terhadap lingkungan agresif, yang sangat penting untuk integritas struktur jangka panjang.
T2: Bagaimana seseorang dapat menentukan kualitas terak granulasi tanur tinggi?
J2: Kualitas dapat dinilai dengan memeriksa komposisi kimianya, kehalusan, dan reaktivitas melalui berbagai pengujian, seperti pengujian permeabilitas udara Blain dan analisis kimia.
T3: Dapatkah terak granulasi tanur tinggi digunakan sebagai penstabil tanah?
J3: Ya, dalam beberapa kasus, terak granulasi tanur tinggi dapat digunakan sebagai penstabil tanah. Saat dicampur dengan kapur, dapat membantu menstabilkan dan meningkatkan daya dukung tanah liat.
T4: Apa manfaat lingkungan dari penggunaan terak tanur tinggi dalam beton?
J4: Penggunaan terak tanur tinggi membantu mendaur ulang produk sampingan industri, mengurangi kebutuhan akan bahan baku dan menurunkan jejak karbon produksi beton.
T5: Apakah ada perbedaan antara semen terak Tipe S dan Tipe N?
J5: Ya, Tipe S adalah semen berkekuatan tinggi, permeabilitas rendah yang cocok untuk struktur yang terkena serangan sulfat, sementara Tipe N digunakan untuk konstruksi umum dan tidak memiliki tingkat ketahanan sulfat yang sama.